Minggu, 31 Juli 2011

Sirrius


Sirius (α CMa / α Canis Majoris / Alpha Canis Majoris) adalah bintang paling terang di langit malam, dengan magnitudo tampak −1.47. Bintang ini terletak di rasi Canis Major dan merupakan sistem bintang ganda dengan komponen primer bintang deret utama kelas A dan komponen sekunder sebuah katai putih.
Sejarah Pengamatan
Berdasarkan perubahan gerak dirinya, pada 1844 Friedrich Wilhelm Bessel menarik kesimpulan bahwa Sirius kemungkinan memiliki pasangan. Hampir dua dekade kemudian, pada 1862, Alvan Graham Clark menemukan pasangan redup tersebut yang kemudian dinamai Sirius B, yang dikenal dengan panggilan sayang “Sang Anak Anjing”. Komponen yang terlihat saat ini kadang-kadang disebut sebagai Sirius A.



Astronom-astronom di Observatorium Gunung Wilson menemukan pada 1915 bahwa Sirius B adalah sebuah katai putih. Diameter Sirius A pertama kali diukur oleh Robert Hanbury Brown dan Richard Q. Twiss pada 1959 di Jodrell Bank menggunakan interferometer intensitas mereka.[23] Pada 2005, menggunakan Hubble Space Telescope, astronom menemukan bahwa diameter Sirius B hampir sama dengan diameter Bumi, yaitu sekitar 12.000 kilometer, dengan massa 98% Matahari.[24]
[sunting]Sistem


Impresi artis mengenai Sirius A dan Sirius B. Sirius A adalah bintang yang lebih besar. (Kredit:NASA)
Sirius adalah salah satu sistem bintang terdekat dengan Bumi pada jarak 2,6 parsec atau 8,6 tahun cahaya.[25] Tetangga terdekatnya adalah sistem bintang Procyon, pada jarak 1,61 parsec atau 5,24 tahun cahaya.[26]
Sirius A adalah sebuah bintang deret utama dengan kelas spektrum A0 atau A1 dan memiliki massa sekitar 2,1 Matahari.[27][26] Pasangannya, Sirius B, adalah bintang yang sudah berevolusi dari deret utama menjadi katai putih. Kedua bintang ini mengorbit satu sama lain pada jarak sekitar 20 AU(hampir sama dengan jarak Matahari dan Uranus) dengan periode orbit mendekati 50 tahun. Orbit tersebut dapat membuat Sirius B kadang berada di depan Sirius A sehingga luminositas total keduanya menurun sebentar. Karena alasan ini, sistem Sirius diperhitungkan sebagai bintang ganda gerhana.
Katai putih tipikal memiliki massa 0.5–0.6 massa matahari. Dengan massa hampir sama dengan Matahari, Sirus B adalah salah satu katai putih termasif yang diketahui. Massa tersebut terkandung hanya dalam volume yang sebanding dengan Bumi. Katai putih hanya terbentuk setelah bintang melewati tahap deret utama dan raksasa merah. Dua tahap tersebut telah dilalui Sirius B kurang dari setengah usianya sekarang, sekitar 120 juta tahun yang lalu. Bintang awalnya diperkirakan memiliki massa 5 massa matahari[28] dengan kelas spektrum B7V ketika berada di deret utama.
Ketika berada pada tahap raksasa merah, Sirius B boleh jadi memperkaya metalisitas Sirius A. Inilah yang menjadi sebab kelimpahan logam Sirius A lebih tinggi dari harga normal (metalisitas dikatakan normal jika sama dengan harga yang dimiliki Matahari).[26] Sirius A diperkirakan akan kehabisan bahan bakar hidrogen di intinya dalam satu miliar tahun lagi. Setelah itu ia akan menempuh tahap raksasa merah sebelum akhirnya akan menjadi katai putih juga. [26]
[sunting]Kemungkinan adanya komponen ketiga
Sejak 1894, sedikit ketidakteraturan dalam gerak orbit Sirius B teramati, yang menyarankan kemungkinan adanya komponen ketiga, tetapi hal ini tidak pernah benar-benar dikonfirmasi.
Penampakan
Sirius dapat dilihat hampir di semua tempat di permukaan Bumi kecuali oleh orang-orang yang tinggal pada lintang di atas 73,284° utara. Saat terbaik untuk dapat melihat bintang ini adalah sekitar tanggal 1 Januari, dimana dia mencapai meridian pada tengah malam.
Pada kondisi yang sesuai, Sirius dapat dilihat dengan mata telanjang saat Matahari masih berada di atas horison. Ketika berada di atas kepala, bintang ini dapat dilihat pada kondisi cuaca sangat bersih, asalkan pengamat berada di tempat yang tinggi, dan posisi Matahari cukup rendah.[3]
[sunting]Etimologi
Nama bintang ini berasal dari bahasa Yunani Σείριος (Seirios, yang berarti "menyala-nyala" atau "amat panas"[4]). Sebagai bintang paling terang di rasi "Anjing Besar", seringkali disebut juga sebagai "Bintang Anjing".
Nama Latin untuk bintang ini adalah Canicula ("anjing kecil") dan dalam bahasa Arab: الشعرى, aš-šyi‘rā dalam astronomi Islam, dimana nama alternatif Al Shira diturunkan. Dengan nama aš-šyi‘rā, bintang ini disebut dalam Al-Quran Surah An-Najm ayat 49, yang berbunyi :dan bahwasanya Dialah yang Tuhan (yang memiliki) bintang syi'ra.
Dalam Bahasa Sansekerta, bintang ini dikenal sebagai Mrgavyadha ("pemburu rusa") atau Lubdhaka ("pemburu"). Sebagai Mrgavyadha, Sirius melambangkan Siwa.
Dalam Bahasa Tionghoa bintang ini dikenal sebagai bintang serigala langit atau (satu bintang di rasi) Serigala di Langit[5][1]. (Bahasa Tionghoa danJepang: 天狼; Bahasa Korea: 천랑; Romanisasi Tionghoa: Tiānláng; Romanisasi Jepang: Tenrō; Romanisasi Korea: Cheonlang) dalam Rumah Jǐng (井宿) (rasi Tionghoa yang merupakan bagian dari rasi Gemini modern), sementara nama dalam bahasa pasar Jepang untuk bintang ini adalah 青星 (Aoboshi, "bintang biru").



 
 
  

Puisi Ngarang Ngasal !!

Sbuah arti cahaya tlah kurasa 
Namun smua itu hnya tipu daya 
Ku terhenti dan terluka 
Tak menyangka inilah akhirnya.. 

Sbuah kisah terukir indah 
Walau kan pudar dgn cepatnya 
Smua memang tak brarti apa-apa 
Tapi untukku smua itu brharga.. 

Kau takkan tau hatiku ini 
Sbuah rasa di dalam hati 
Yg kau rasa hanya kbhongan sjati 
Namun smua tulus ku lakukan kini.. 

Ku ingin brsamamu slalu 
Namun ku tak bisa menggapai itu 
Krna kau lbih terang drpda ku 
Ku takkan bisa meraihmu.. 

Abaikan lah smua itu 
Krena takkan brarti bagimu 
Meski ku ingin dirimu 
Namun ku tahu mustahil untukku.. 

Ku menyerah dan trlelah 
Tak sanggup brkata-kata 
Walau hatiku terluka 
Ku tetap tersenyum untuknya..

Sabtu, 30 Juli 2011

Puisi Kertas Putih !!

Ku berlari dan trjatuh dsini 
Mengejar stitik chaya dihati 
Entah knapa hatiku tersakiti 
Namun cintaku tulus dr hati.. 

Ku mohon mngertilah 
Hatiku kini trluka 
Mlihat kau brsamanya 
Tapi ku tak bisa apa-apa.. 

Mungkinkah kau mrasakan 
Smua yg ku pasrahkan 
Hal yg kini ku rasakan 
Dapatkah kau mengartikan.. 

Hentikan lah prasaanku 
Yg slama ini terpaku dlam hatiku 
Yg buat aku terluka pilu 
Krna takkan bisa mndapatkanmu.. 

Aku takkan prnah brhenti 
Mnemanimu dan mnyayangimu 
Meski tak mndapat cintamu 
Ku hnya ingin mlihat snyummu.. 

Ku memang tak pantas untukmu 
Takkan bisa mndapatkanmu 
Dirinya pun tlah mmilikimu 
Tapi izinkan ku tetap mnyanyangimu.. 

Ku ikhlas bila kau dgn dirinya 
Asalkan kau ttap trsenyum bhagia 
Jgn prnah hatimu trluka 
Tetaplah trsenyum untuknya.. 

Ku kan rela akan smuanya 
Hilangkan rasa sakit yg ada 
Namun tetaplah kau bhagia 
Dan beri aku satu snyuman saja..

Jumat, 25 Februari 2011

My Profile

Nama: Muhammad Shidiq
TTL : Jakarta, 31 maret 1996
Sekolah : SDN Rawa Bunga 01 Pagi
               SMPN 36 Jakarta
               SMKN 46 Jakarta
Facebook : http://www.facebook.com/profile.php?cropsuccess&id=100000710978731
Twitter : https://twitter.com/#!/sidiq407
Fans Page : http://www.facebook.com/pages/Shidiq-Share-Info-SSI/111010362323384
Cool Blue Outer Glow Pointer